Kamis, 13 Agustus 2009

KEISTIMEWAAN TAMAN WISATA IMAN



Eksotik, menawan dan penuh nuansa religius itulah kata yang pantas untuk untuk mengunkapkan panorama yang ada di TWI ini. Rancangan tata ruang dalam pembangunan TWI Dairi ini diatur secara sempurna. Bukit yang dulunya tertutupi hutan, diimbangi dengan bangunan- bangunan ibadah dan miniature sebagai daya tarik lebih. Masing-masing miniature tersebut menggambarkan beberapa kejadian dan tempat-tempat suci yang dianggap suci oleh agama,



A. VIHARA GADDAHAVADANA


pada pintu masuk wisatawan disambut patung sang Budha, dan sebuah candi yang digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha.

Vihara gaddahavadana menjadi nama candi yang dirancang mengikuti desain seperti bangunan candi Borobudur yang ada di Jawa Tengah. Patung Budha dibuat dengan posisi bermeditasi.




B. RUANG BERDOA


Sekitar 100 M, dari Vihara gaddahavadana dan patung Budha terdapat gereja Oikumene dan beberapa miniature salib untuk tempat peribadatan umat Kristen protestan. Gereja tersebut dibangun diatas perbukitan yang didepanya lembah terpampang pemandangan alam yang menawan. Persis disamping gereja , tapi dipisahkan oleh lembah dibangun beberapa replica salib besar yang dipasang secara berjejer, sebagian replica salib tersebut menceritakan proses perjalanan salib

(Viadolorosa) terhadap yesus demi penyelematan umat manusia dari dosa sebagaimana dalam injil.


C. BUNDA MARIA

Berjalan terus melewati jembatan air terjun maka kita akan sampai pada gua Bunda Maria yang mempunyai arti sebagai symbol wanita suci bagi umat yang beragama katolik.didalam gua tersebut terdapat patung bunda maria yang berparas cantik dengan posisi berdiri menggunakan jubah warna putih dipadu dengan biru muda. Gua berukuran kecil berada dilereng perbukitan dengan pintu menghadap kelembah. Sementara komposisi bangunan menggunakan batu dan semen yang berbentuk gua persis dialam bebas.


C. Bukit golgota



Berjalan menuju puncak TWI sekitar puluhan meter dari gua maria kita akan tiba pada bukit golgota yang sangat menawan, dibukit ini terdapat tiga buah patung salib raksasa yang melukiskan penyaliban Yesus Kristus dibukit Golgota bersama dua orang pendosa.

Dari bukit Golgota ini kita dapat memandang seluruh TWI karena bukit ini merupakan kawasan tertinggi yang ada pada perbukitan TWI.




D. Gereja TWI


berjalan terus puluhan meter dari bukit Golgota kearah Timur kita akan sampai dibangunan Gereja mewah sebagai simbolik tempat suci dan beribadah umat-umat Kristen yang berkunjung. Bangunan ini didesain sangat mewah dan menarik berada dipuncak bukit TWI membuat gereja ini dapat dilihat dari kejauhan di TWI. Gereja ini sangat padat pada harei-hari besar Kristen seperti: paskah, natal, dan tahun Baru.




E. KUIL HINDU


Berjalan terus kearah Timur kita akan sampai pada sebuah bangunan rumah ibadah kuil yang mengikuti rancangan kuno. Kuil ini menyerupai pura yang terdapat di Bali, terutama bagian menaranya. Bangunan ini mengahadap kelembah sungai Lae Renun atau Sumbul, sehingga sangat cocok menikmati panorama alam dari kuil ini.


F. MESJID DAN MINIATUR MEKKAH


Setelah melewati kuil ini kita akan menemukan sebuah tempat suci bagi umat islam yaitu sebuah masjid lengkap dengan miniature ka’bah dan didalamnya terdapat masjidil haram dan miniature mekkah.

Dengan kehadiran miniature ini, dihaarapkan para pengunjung terutama umat islam dapat mengenal symbol symbol agama sembari berwisata.

Tidak jauh dari masjid maka kita akan sampai pada loket karcis sebagai gerbang untuk keluar Dari TWI.



G. Data-data Pengunjung TWI

Nama taman Wisata Iman telah banyak terlintas dibenak masyarakat Sumatra Utara. Sehingga tidak heran jika banyak pengunjung yang dating liburan kesana. Dengan membayar tarif Rp.1000, untuk anak-anak, Rp.2000, untuk dewasa, Rp.3000, untuk roda dua dan roda empat, anda sudah dapat menikmati seluruh kawasan TWI. Pengunjung yang datang dari Medan, Siantar, Tarutung, dan Kota lain yang ada di Indonesia. Taman Wisata Iman mempunyai kapasitas 200.000 jiwa untuk wisata, mini market, restoran,asrama 17 kamar area parker dan menyediakan wisata pernikahan. Khusus untuk hari minggu dan libur rata-rata pengunjung mencapai 2000-3000 0rang

LOKASI ATAU AKSES MEMASUKI KAWASAN TAMAN WISATA IMAN




Lokasi TWI berada diperbukitan Sitinjo kecamatan Sitinjo. Taman Wisata Iman Sitinjo Dairi dapat dimasuki dari jalan/jalur :

  1. Masuk melalui gerbang utama yaitu melalui jalan Medan
  2. Melalui jalan Dolok Sanggul ataU Simpang Sitinjo , kec. Sitinjo.

Bila kita dari Medan perjalanan dapat ditempuh selama + 4 jam. Jarak dari Medan Ke TWI + 158 KM. jarak TWI ke pusat kota Sidikalang adalah 10 KM dengan waktu tempuh kira-kira 30 menit. Sebelum masuk kearea ini anda akan disuguhio panorama yang sangat indah dan dipadu dengan hutan pinus yang sangat lebat menambah syahdunya suasana. Dengan membayar karcis Rp.4000, kita telah dapat menikmati tempat wisata ini sepuas mungkin dan disini juag tersedia fasilitas penginapan dengan Rp.150.000, perkamar.





LATAR BELAKANG PEMBANGUNAN TAMAN WISA IMAN


Kabupaten Dairi merupakan salah satu kabupaten yang berhasil mengembangkan keberagaman keyakinan menjadi potensi dalam bidang parawisata. Kabupaten Dairi memiliki jumlah penduduk 270.000 jiwa dengan luas daerah 230.000 Ha2, sehingga kabupaten Dairi belum cukup padat.

Potensi ini, oleh pemerintah kabupaten Dairi dilihat sebagai salah satu asset daerah untuk mengembangkan wisata iman religius. Oleh sebab itu, pada awal tahun 2001, bupati dairi DR. M. P. Tumanggor merancang sebuah sebuah kawasan yang didalamnya terdapat fasilitas untuk beribadah yang mampu mengakomodir semua penganut agama di kabupaten Dairi.

Untuk mewujudkan gagasan itu,maka bupati mengumpulkan beberapa tokoh masyarakat dan pemuka agama yang ada disekitar kabupaten Dairi untuk berdialog guna merealisasikan rencana ini. Dari pertemuan tersebut dapat suatu kesepakatan mengenai lokasi pembangunan Taman Wisata Iman yaitu perbuakitan Sitinjo, Kecamatan Sitinjo. Lokasi yang memiliki luas 13 Ha, yang ditutupi oleh hutan dan pohon pinus, sangat cocok dijadikan sebagai kawasan religius dan sebagai tempat wisata.

Dengan memanfaatkan lahan seluas 13 Ha2 Pemda Dairi membangun beberapa tempat ibadah seperti Gereja, Masjid, Vihara, dan Kuil, serta arena untuk bermain dan fasilitas untuk berwisata. Pembangunan proyek dilaksanakan dalam kurun waktu 3 Tahun, mulai 2001 sampai 2003. sebagai tahapan awal pembangunan. Untuk selanjutnya, guna melengkapi beberapa fasilitas pendukung, Pemda Dairi melakukan pembangunan secara bertahap agar taman wisata Dairi benar-benar menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah dan berwisata.





PERESMIAN TAMAN WISATA IMAN

PERESMIAN

Taman Wisata Iman dibangun dengan diawali peletakan batu pertama pada hari selasa 20 Austus 2000, Oleh menteri agama RI. Prof . DR.SAID AGIL-AL-MUNAWAR dengan tujuan:

- Kualitas keimanan setiap pengunjung meningkat

- Tercipta kerukunan antar umat beragama

- Pengunjung dapat mengagumi keindahan alam ciptaan Tuhan, serta harapan kepada setiap pengunjung agar berprilaku sopan, tertib dan selalu menjaga kebersihan TWI.

Dan bupati Dairi juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan TWI tersebut.